Kamis, 31 Januari 2013

Kelebihan dan Kekurangan Velg Racing & Ban Besar

Dengan menggunakan velg racing dan ban tubeless selain lebih keren juga mempunyai kelebihan dan kekurangannya, yang menurut ane antara lain :
Kelebihannya :
  1. Kalo nyuci kaga repot2 lagi ngelapin satu persatu jari-jari velgnya, apalagi skarang ada yang Cuma 3 palang
  2. Velg  racing lebih akurat dan baik, tentu dengan memperhatikan kondisi jalan pula
  3. Pake velg racing keliatan lebih gaya
  4. Velg racing lebih ringan, tidak perlu menggunakan ban dalam (tertulis ”tubeless”)
  5. Kelurusan (aligment) 100% karena tidak ada sambungan seperti jenis jari-jari, tidak perlu disetel setelah menempuh jarak tertentu
  6. Memudahkan untuk tambal ban nya, lebih cepat dan efisien karena tidak perlu congkel-congkel pelek dan nunggu bakaran ban dalemnya.. (cape dehhh..)
  7. Ban biasa harus menggunakan ban dalam lagi, ban tubeless tidakkk….
  8. Ban biasa kalau tertancap paku langsung kempesssssss, motor pasti berhenti total,bahkan kalau dipaksa jalan, udah pasti ujung-ujungnya ganti ban dalam bukan nambal ban lagi, ban tubeless tidakkk
  9. Kalau ban tubeless nya kempes kita masih bisa isi angin kembali untuk sementara,karna ban tubeless yang bocor tadi kalau kita isi angin dulu masih bisa bertahan sampe jarak tertentu bahkan kalau bocornya bocor halus bisa sampai beberapa hari,penting banget tuh buat kalo yang lagi terburu-buru.
Adapun untuk kekurangannya menurut ane lagi :
  1. Sudah pasti harga lebih mahal baik velgnya ataupun ban tubelessnya, bahkan harga nambel bannya pun lebih mahal
  2. Memang untuk kondisi tertentu pakai velg racing beban ke mesin lebih berat, jadi akselerasi & top speed menjadi sedikit lambat, harus lebih didukung oleh performa mesin yang lebih baik.
  3. Velg racing kurang sesuai untuk jalan yg ada polisi tidur, lubang, atau perlintasan kereta api (katanyaaa…)
  4. Kalau kita gak beli dengan kualitas yang bagus, siap-siap aja tuh velg bisa gampang pecah dan patah dijalan                                                                                                                                                             

Sabtu, 26 Januari 2013

Fungsi LAS ( Lean Angle Sensor ) pada Motor Injeksi


hola, bro, salam jumpa lagi.,.,
kali ini saya ingin membahas tentang fungsi LAS ( Lean Angle Sensor ) pada motor injeksi, kalau agan2 pernah jatuh ( kalau belum, ya alhamdulilah ). Pasti pernah mengalami mesin motor mati sendiri pada saat terjatuh, kalau pada motor karbu, bahan bakar di dalam karburator akan tumpah dengan sendirinya mengikuti posisi motor yang terjatuh tadi, hasilnya supply bahan bakar ke dalam ruang pembakaran akan terhenti dan secara langsung mesin motor mati.
Lalu bagaimana dengan motor Injeksi ?????
Untuk Mengatasinya, Pabrikan Sepeda Motor Yamaha mengaplikasikan LAS ( Lean Angle Sensor ) pada V-ixion yang berfungsi memutuskan sistem kerja mesin sehingga saat motor dalam posisi terjatuh, sensor segera bekerja berdasarkan sudut kemiringan posisi motor sobat. Sudut Kemiringan yang diijinkan oleh sensor adalah 0o -60o
Pada saat motor dalam posisi lebih dari 60 degree, LAS mengasumsikan motor dalam keadaan terjatuh atau mengalami kecelakaan, sehingga menghentikan semprotan nozel / Injeksi ke ruang bakar.
 Kurang lebih seperti itulah fungsi dari Lean Angle Sensor, semoga bermanfaat.

cb 150r versi modif street fighter jadi makin garang!!!

Kalau new vixion ada versi full fairingnya sedangkan cb 150r tetap pada konsep naked bikenya, tapi meskipun tidak ada versi full fairingnya cb 150r tetap ingin menampilkan kesan sangar pada motornya.
yaitu dengan menampilkan beberapa modifikasi di beberapa bagian motornya agar semakin garang dengan mengusung modif ala street fighter.
ternyata hasilnya cukup bagus, di bandingkan versi standarnya.
berikut beberapa penampakannya.

Jumat, 25 Januari 2013

New Vixion Versi Full Fairing !!!

Halo bro, salam jumpa lagi .,.,.,.
Kali ini saya ingin membahas tentang aksesoris New Vixion yang fuul Fairing dari pabriknya, mungkin kalo fairing dari toko-toko aksesoris sudah biasa di lihat. Biasanya pakai fairing dari motor lain misalnya Yamaha R6, R1, R15 atau bahkan pakai fairing ninja.
tapi kali ini saya ingin menunjukkan fairing yang langsung di produksi oleh pabrikan yamaha itu sendiri yang emang khusus buat New Vixion, tapi sayang dari pihak yamaha sendiri masih enggan untuk memasarkan new vixion versi full fairing secara massal layaknya yang model naked.
Mungkin kalau pihak yamaha mau memasarkan dengan dua varian itu konsumen akan lebih melirik new vixion.karena menurut saya yang versi full fairing cukup garang bro, lumayan buat menutup kekurangan di sektor mesin yang kurang di upgrade secara total. juga gak perlu repot-repot lagi untuk mencari aksesoris di sana-sini.

Berikut beberapa penampakan new vixion full fairing.
Seperti itulah beberapa penampakan new vixion versi full fairing, semoga bisa bermanfaat bagi agan2 semua.

Sabtu, 19 Januari 2013

Ciri-ciri Kampas Rem Harus Segera Diganti !


Rem komponen vital pada tunggangan. Tanpa di dukung performa bagus pada peranti ini, pengendara tidak akan nyaman selama melakukan perjalanan. Apalagi buat motor yang tidak didukung engine brake dan sistem pemidah dayanya. Kendaraan maunya nyelenong terus meski tuas rem sudah dalam ditekan.

Nah, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, enggak ada salahnya jika mengetahui masalah pada perangkat cieet. Terutama di masing-masing jenis dan tipe motor.

Triknya sangat sederhana, yaitu dengan mengetahui secara dini ciri-ciri fisik dan non fisik kalau kampas rem di motor mulai habis. Atau ada komponen yang mesti disetel dan diperbaiki jika memang harus dilakukan.

Berikut tanda-tanda rem mulai habis atau lagi bermasalah, yang mungkin bisa jadi panduan para pemilik motor. Terlebih lagi saat ini sedang musim hujan. Yuk disimak.

Bisa Dari Cakram dan Teromol
Kampas rem tipis bisa dilihat dari ketebalannya. Tapi, kalau kampas rem boros, jangan salahkan kampas yang jelek. Bisa jadi piringan atau teromol roda yang memang waktunya diganti. Apalagi gesekan di kedua peranti memungkinkan lapisan teromol dan cakram ikut terkikis.

Logikanya, kampas habis permukaannya pasti lebih keras. Jika dipaksakan, bisa bikin teromol atau cakram baret. Alhasil, lapisan teromol berkurang atau diameter teromol jadi makin mekar.

“Sesuai buku panduan, diameter teromol ada batasan. Rata-rata semua pabrikan merekomendasi toleransi penambahan diameter teromol antara 0,75 sampai 1 mm. Angka itu total pembesaran diameter teromol. Jadi, kira-kira pengurangan lapisan teromol akibat gesekan maksimal 0,5 mm,” wanti Abdul Syukur alias Adung, kepala mekanik Honda AHASS Andalas di Kembangan, Jakarta Barat.

Ciri di Rem Teromol
Meski sudah dilakukan pengecekan melalui rasa dan indikator, tapi rem motor tetap enggak mau pakem. Jalan paling aman dengan memeriksa kondisi kampas yang terpasang. Apalagi di tunggangan pada umumnya mengunakan rem hidrolik dan manual (teromol).

Untuk rem tipe teromol, indikator kampas rem mulai tipis bisa dilihat dari permukaan kampas yang bentuknya melengkung. Kalau permukaan bagian paling atas sudah tipis (tidak melengkung lagi), dan ketebalannya mendekati jarak 1,5 mm ya segera diganti. Di khawatirkan besi kampas akan bersingungan dengan teromol.

Lewat Rasa dan IndikatorKampas rem tipis atau bermasalah bisa dibaca melalui rasa juga indicator penunjang kerja rem teromol atau cakram. Tentu tanpa harus buka dan lihat kondisi kampas di kaliper atau teromol, jadi nggak perlu repot kalau cuma mau tahu masalahnya.

Untuk mengetahui melalui rasa, ciri-cirinya bisa dirasakan kalau posisi tuas rem semakin dalam saat di tekan. Apalagi pada saat tuas di tekan, tunggagan sedikit mengeblong kalau nggak kuat menekannya.

“Biar lebih yakin, coba lihat dari wadah minyak rem. Jika posisi minyak di bawah tulisan lower level, itu tanda kampas rem mulai tipis. Dan buat rem teromol, indikatornya bisa lihat tanda panah di dekat batang pengukit pada panel rem,” jelas Andri Septian dari Cahaya Motor di Pondok Aren, Tangerang.

Rem Rem Cakram Juga SamaSama halnya dengan rem tipe cakram. Meski rasa dan indikator pada komponen penunjang rem bukan lagi pastokan, maka kampas rem di dalam caliper pun mesti di bongkar dari rumahnya.

Dan untuk mengetahui kampas rem mulai tipis dan minta diganti, cirinya ketebalan kampas sudah mendekati angka 2 mm. Lebih mudah lagi kalau lubang (nut) penyekat sisa serbuk kampas sudah tipis.

“Selain ketebalan kampas, pastikan juga permukaan warna kampas nggak mengkilap. Apalagi di gosok tetap tidak bisa hilang. Itu tanda kampas sudah keras dan tidak maksimal menjepit lantaran licin permukaannya,” imbuh Teguh Wiyono, mekanik Ganesha Motor di Jl. Raya Bekasi Km. 23, Cakung, Jakarta Timur. (motorplus-online.com)

Jumat, 18 Januari 2013

Ciri-ciri Ban yang harus di ganti


Berikut ciri-ciri ban yang wajib diganti:
1. Paling gampang, memeriksa ketebalan kembang ban. Jika sudah botak atau halus (kembang sudah hampir sejajar batas dasar ban), wajib diganti! Ban botak rawan selip pada permukaan jalan basah atau berpasir. Karena botak, hambatan gelinding makin besar (boros bahan bakar). Paling riskan, karena hambatan geseknya bertambah, telapak ban cepat panas (nantinya menjalar ke dinding). Nah, kondisi terakhir membuatnya makin mudah meletus saat mobil terus dikebut. Kemampuan mobil berhenti saat direm mendadak dengan ban seperti ini juga berkurang.
2. Kembang tidak merata. Salah satu sisi tipis dan lain tebal. Hal tersebut terjadi karena sudut-sudut keselarasan roda depan atau setir sudah tidak normal dan harus di-spooring. Kalau bagian tengah yang botak, berarti tekanan ban terlalu tinggi. Sebaliknya, kalau bagian pinggir yang botak, berarti tekanan angin sering rendah. Juga ada kondisi botak setempat. Untuk itu, tidak hanya spooring yang harus dilakukan, bila perlu sokbreker diganti.
3. Pernah ditambal atau bocor. Masih bisa ditoleransi, dianjurkan untuk mengurangi kecepatan. Ban yang sudah pernah bocor, khususnya ban dalam, rawan bocor lagi dan tentu saja membahayakan.
4. Karet. Jika ada bagian yang retak-retak, berarti karet sudah mengeras atau tidak elastis. Karena perjalanan jauh dan muatannya banyak, disarankan untuk mengganti.
5. Benjol. Ketika menghajar lubang cukup besar, ban bisa saja benjol karena serat atau kawat di lapisan dalamnya sobek. Jika diteruskan, benjolan ini akan semakin besar dan risikonya kecelakaan (pecah ban).
6. Warna pudar atau menjadi abu-abu. Penyebabnya, berarti sering kena panas. Saran, sebaiknya juga diganti!

Senin, 14 Januari 2013

Cara Membersihkan Injektor pada Mesin Yamaha

Setelah utak atik Yamaha Mio J lewat alat Fuel Injection Diagnostic Tool selanjutnya Yamaha Vixion kena giliran untuk dioprek2. Yup kali ini prakteknya adalah membersihkan jeroan mesin & injektor. Tentu saja masih didampingi oleh mekanik, kalo gak gitu bisa bubar tuh motor :mrgreen: Ritual yang diterapkan oleh Yamaha ada 2 metode yakni membersihkan jeroan mesin (throttle body dkk) dalam kondisi injektor terpasang di motor. Kemudian metode berikutnya adalah melepas injektor kemudian dibersihkan lewat alat khusus bernama Injector Tester & Cleaner. Mengapa ritual ini perlu dilakukan ??? karena seiring dengan bertambahnya usia kendaraan yang namanya kerak lambat laun akan menumpuk di injektor ato ruang bakar. Lebih2 jika BBM yang digunakan kualitasnya kurang bagus, deposit kerak akan cepat timbul. Oke deh mari qta kupas satu per satu…
Metode pertama adalah membersihkan jeroan mesin. Pada tahapan ini cairan khusus akan disuntikkan ke dalam ruang bakar mesin. Cairan khusus yang digunakan bermerek 3M. Menurut M. Abidin, asisten GM Service Yamaha, produk 3M sifat kimianya tidak keras (tidak abrasif) sehingga cukup aman digunakan di mesin injeksi Yamaha. Langkah awal yang dilakukan adalah tangki dilepas. Kemudian selang infus yang berisi botol cairan 3M disambungkan langsung ke saluran bahan bakar. Setelah tersambung, buka keran infus & atur tekanan dengan memutar kenop hingga menunjukkan tekanan 250 kpa yang ada di indikator. Oh ya, di-setting tekanan 250 kpa karena tekanan injektor Vixion nilainya segitu (Mio J & Soul GT tekanan injektornya 320 kpa). Selanjutnya tunggu hingga kurang lebih 7 menit. Jika sudah mencapai 7 menit, tutup keran infus & putar kenop hingga nilai tekanan yang ada di indikator berangsur2 turun. Tujuannya adalah untuk menghabiskan sisa2 cairan 3M yang masih ada di selang infus yang menuju saluran bahan bakar. Tunggu lagi hingga 2 ato 3 menit terus lepas selang infus & pasang kembali tangki bensin. Hidupkan motor. Awalnya memang sulit menghidupkan motor. Perlu beberapa kali mencet tombol starter hingga akhirnya mesin hidup. Putar grip gas mainkan RPM agak tinggi beberapa kali agar kerak2 yang ada di dalamnya terbuang lewat knalpot. Waktu yang diperlukan untuk menjalankan ritual ini kurang lebih antara 15-20 menit. Cukup mudah & cepat…!!!
Praktek berikutnya adalah Injector Tester & Cleaner (ITC). Pada bagian ini part injektor kudu dilepas dari throttle body. Setelah dicopot, injektor ditaruh di alat ITC. Disitu injektor akan dites debit semprotnya per menit (satuan cc), pengabutan bensin & pembersihan injektor. Sebagai pembanding di ITC juda dihadirkan injektor sebagai patokan standar pabrikan Yamaha. Ada 4 tombol di ITC yakni air bleeding, spray, jet amount & cleaning. Untuk pengetesan injektor menggunakan cairan resin sedangkan untuk proses pembersihannya menggunakan cairan khusus pembersih. Tahap awal injektor akan dites debit semprotnya per 1 menit. Hasilnya bisa dilihat di gelas ukur. Jika nilainya tidak sama antara gelas ukur yang satu dengan yang lain berarti injektor tersebut sudah timbul kerak/mampet (nilainya kurang dari standar pabrikan) ato lubang injektornya sudah aus (nilainya lebih dari standar pabrikan). Tes selanjutnya adalah semprotan injektor. Bagian ini tidak menggunakan patokan gelas ukur tapi menggunakan bahan kertas. Setelah dites akan terlihat apakah semprotannya menyebar ato cenderung ke satu titik. Kemudian tahap akhir injektor dibersihkan. Proses cleaning-nya sendiri membutuhkan waktu 1 menit. Kelar dibersihkan, injektor diuji lagi seperti tahap pertama. Kalo sudah sesuai standar pabrikan berarti ritual telah selesai. Jika belum, injektor dibersihkan lagi, kemungkinan besar masih ada kerak yang masih nempel. Andaikan hasilnya masih belum memuaskan ato tidak sesuai dengan standar pabrikan, bisa jadi injektor sudah aus karena umur pemakaian. Part ini menurut Yamaha dijual dengan harga Rp115rb. Sama dengan ritual metode pertama yang saya jelaskan di atas, waktu pengerjaannya hampir sama yakni antara 15-20 menit…!!!
Yang kiri semprotan injektor sesuai standar pabrikan, sedangkan sebelah kanan adalah injektor milik motor konsumen.Terlihat daya semprot injektor milik konsumen tidak sama (berjauhan) dibandingkan dengan yang sebelah kiri.
Injektor dibersihkan menggunakan cairan khusus
Oh ya, perlu diinformasikan bahwa kerak yang menumpuk selain menimbulkan efek performa mesin ngedrop, kadar polusinya juga tinggi. Hal ini terlihat pada uji emisi sebelum & sesudah ritual di atas dilaksanakan. Timbunan kerak di jeroan mesin kadar CO-nya tinggi. Gas CO sangat berbahaya bagi tubuh karena bisa menimbulkan tubuh lemas, pingsan hingga kematian. Setelah ritual dilaksanakan kadar CO menurun. Tentang uji emisi, bisa dibaca disini.
Hasil uji emisi, yang kiri sebelum ritual service injektor & yang kanan setelah service injektor.Terlihat terjadi penurunan kadar CO & naiknya kadar CO2.Artinya pembakaran mesin bagus sehingga emisi gas buang juga baik.
Layanan servis injektor ini sudah hadir di jaringan bengkel resmi Yamaha. Biayanya Rp50rb. Sippp dehh…!!!
( Sumber : http://blognyamitra.wordpress.com )